Saturday, January 08, 2011

Toko SUPER Serba Ada

Apa yang tidak bisa kembali?

Waktu

Perasaan

Kepercayaan

Seiring waktu, kita belajar dengan pilihan yang kita miliki. Jatuh cinta tidak pernah suatu keputusan, akan tetapi suatu kesempatan. Dan keluar dari cinta, atau bangkit menuju kenyataan akan tiada cinta thdp sesuatu/seseorang tidak pernah suatu kesempatan, akan tetapi SELALU merupakan keputusan.

Apa yang bisa datang kembali?

Kesempatan

Siapa yang lebih esa daripada Tuhan? Siapa yang bisa menganugerahkan suatu rasa yang luar biasa kepada kita manusia? Siapa yang bisa mengubah jalan hidup ataupun bahkan suatu rasa seperti membalikkan telapak tangan? Hanya Tuhan.

Kesempatan apa yang Anda minta dari-Nya?

There's no such thing as free lunch. Believe me.

Anda ingin sabar? Anda ingin berhasil? Anda ingin hubungan yang baik? Anda ingin kaya untuk dpt memberi?

Tuhan memberikan KESEMPATAN itu. Bukan hal tersebut bulat-bulat, seperti suguhan di atas piring emas.

How do we get it?

Kita menginginkan sesuatu dari alam (baca : dari Tuhan), dengan semua LAW OF ATTRACTION yang kita ketahui, berfikir positif, berlaku seakan-akan hal tsbt sudah mutlak. Tapi sudahkah kita mengeluarkan "biaya" yang harus kita keluarkan untuk mendapatkannya?

Alam semesta dan semua di sekitar kita adalah sebuah toko SUPER, toko milik Tuhan. Kita bisa memilih apa saja yang kita mau dan kita bisa meminta kepada-Nya. Akan tetapi kita tidak bisa memiliki semuanya, di saat yang bersamaan. Kita pun harus mengeluarkan effort, pengorbanan, dan bbrp hal lainnya yang disebut sebagai "biaya".

Maaf, uang tidak berlaku disini. Yang ada hanyalah barter, dan semuanya dibungkus dengan niatan baik dan doa.

Setelah Anda BERHASIL, lalu apa?

Temanku berkata, atau menghimbau lebih tepatnya...

sudahkah Anda bersedekah hari ini? Sedekah dapat menghindarkan bencana/ kesialan.

Tindakan tersebut, bersedekah...haruskah, kita lakukan karena menghindari sesuatu?

Temanku yang lain, menyumbangkan sekitar 20% dr pendapatan band-nya, selalu untuk amal. Begitulah manajemen Tuhan katanya, tidak dimengerti tapi selalu mendatangkan hal baik.

Saya lebih setuju dengan yang satu ini, bersedekah untuk hal baik, untuk menabung pahala di atas, bukan sekedar untuk menghindarkan diri dari segala macam penipuan, bahkan kesialan.

Safir Senduk berkata, tangan kiri berhemat, tangan kanan bersedekah.

Hukum Tuhan berkata, tangan yang satu memberi, tangan yang lain tidak usah tahu.

Menurut Anda bagaimana? =)


Thanks for reading,

hopefully it can be another 'point' to get what you want in His store.

Carpe diem.

Thursday, December 09, 2010

DJ RAP Asia Tour 2010

Me as the host. Travel around Indonesia; DJ Rap rocked 8 cities in 12 days. She is lovely, very humble and so young inside (and out!). She's got this attitude that really shows what she wants in life. She's a producer, a teacher and singer also.

Meet some nu friends; Hotma + Erren etc, visiting old memories by tasting a bit night pleasure, but honestly..am just too old for that. Need decent sleep after that, but my team was awesome! Hopefully I can join them for next year's event. England baby!!! =) nice to know you, mas Puguh, Warta n' Rene Sonata.























Sunday, December 05, 2010

What do I believe, just lately...

Indonesia bisa berlaga di berbagai bidang, seperti INA vs Laos 6-0 dan Daud Jordan TKO di ronde pertama.

Ada perasaan yang lebih indah dari bahagia yang semu, yaitu sukacita.

Absen menemui Tuhan yang biasa dilakukan berkala seminggu sekali bisa berbuntut ke perasaan asing, ragu untuk menyapanya apalagi minta-minta.

Jalan kaki baik untuk kesehatan, terutama menghemat uang parkir bila jarak yang ditempuh hanya FX ke lapangan Senayan.

Tidak pernah ada kata terlambat untuk memutuskan dan juga untuk bersyukur. My bestfriend yang baru menikah sudah hamil tiga bulan dan Susan Bachtiar yang sudah 10 thn menikah bercerai juga.

Pintar lebih penting dari detail. Tapi kepekaan jauh lebih penting dari kepintaran.

Uang besar tidak akan ada tanpa uang kecil.

Berhemat itu boleh tapi jangan sampai dibilang merki dan tidak menikmati hidup.

Gaya itu boleh tapi harus konsisten. Jangan semuanya "yang penting gaya".

Yang terpenting dalam hidup saya adalah the X word, keluarga, dan sahabat.

Janji itu harus ditepati, tapi kaul harus 1000 x ditepati. Tuhan itu tidak bisa dinego.

Mencoba menulis itu belum tentu hasilnya bagus, tapi jauh lebih baik drpd tidak sama sekali. Training makes perfect.

Dan....besok saya ada pemotretan, jadi seyogyanya sekarang harus menutup laptop dan pulang ke rumah.

Friday, October 22, 2010

Doa Pagi

Tidak ada hadiah yang lebih indah dari waktu berdoa yang khusuk, tidak ada yang lebih menyentuh dari pikiran positif di pagi hari, tidak ada yang lebih diharapkan dari perbuatan baik yang tidak meminta imbalan. Biar Tuhan berkati hari ini, dan hari ini jadi hari yang baru. Walau begitu banyak kerikil dan tangis yang tidak mengembang, untuk hati yang belum juga baru.

Sunday, October 17, 2010

Pembelokan Kebenaran Sederhana

Jadi mirip ya sama teroris? Semua pembenaran adalah sesuai dengan kebutuhan? Lalu bagaimana dengan semua kebutuhan yang tidak terpenuhi selama ini? Perhatian saat bersin-bersin, makan pagi di akhir minggu, uluran tangan ikhlas memasang tag aksesoris di saat game lebih menarik?

Frankly I don't miss you because I cannot feel your tenderness when you're around.

Pilihan Hidup

Memilih pasangan hidup adalah bagian dari pilihan hidup. Memilih jalan hidup adalah bagian dari pilihan hidup. Bahkan memilih pekerjaan adalah bagian dari pilihan hidup. Semua adalah titik-titik yang bila disambungkan akan menjadi sebuah garis pendek, dan panjang.

Terkadang kita berbuat kesalahan, walau kita berusaha melakukan yang terbaik dan sudah berdoa mudah-mudahan hal itu adalah yang terbaik. Kita bisa terus bergulat dalam kesalahan itu dan berharap kita bisa berubah, inti diri kita, hal yang disebut-sebut orang "people don't change, they just shift". Kita bisa berusaha dan berdoa.

Tapi pada akhirnya, apa yang terjadi bila hati terus berkata tidak? Mungkin kita kurang pasrah, mungkin kita kurang sabar, mungkin...waktunya belum menurut waktu Tuhan.

Ah, menyebut Tuhan adalah sebuah tangkisan yang paling hebat. Sebagaimana para atheis menyebut kaum beragama adalah penakut, harus mengandalkan sesuatu yang HEBAT lebih hebat dan TIDAK DIPAHAMI, untuk menjalani hidup. Kepentok, susah, gagal, selalu mendapat siraman rohani dengan berdoa. Sesuatu yang tidak bisa dilihat, hanya dirasa (atau dirasa-rasane) dalam hati.

But the point is, we have to try all the things. Semua jalan, semua cara, semua sampai titik darah penghabisan. Dan hari ini saya akan mengambil keputusan yang saya yakin sangat tidak mudah, tapi terbaik untuk bersama. May God be with me, even I know all I deserve is His pity.

Friday, September 24, 2010

Repeated Behavior

Mereka yang lalai terhadap kesejahteraan sesamanya, adlh mereka yg menganggap dirinya adalah seorang sosok manusia yg tdk membutuhkan org lain. Mereka yang mengulang suatu kelalaian, yang dinilai destruktif, adlh mereka yang tidak menganggap hal tsbt adalah salah. Mereka membela diri sendiri sebelum berkaca. Mereka tidak menimba air untuk memenuhi kehausan bersama, mereka berjalan seorang diri siang dan malam.

Sunday, August 29, 2010

quick judgement is painful

People claim they are sensitive. But never thought that they easily said something painful to others. Small thing matters. If you really care about someone, don't judge them too easily. Maybe it is just the cover and you have no idea what's beneath. Think about them closely, wisely, take all the time you need. Cause you will never know, one small sentence would change your destiny. Or not. We'll see. Maybe I'm just too sensitive for not letting myself hurt over and over again.

dislike and hate; big time!

Perbedaan antara dislike and hate. Oh, I dislike it. I can't get positive aura around
it. But it doesn't really bother me. Oh, I hate it. I talked bad about it. It bothers me a lot. I hope it dies!

Seperti misalnya ada kucing, yg dtg tdk diundang, pernah menemani selama dua tahun. Tiba2 dia sakit dan kita mengurusnya. Sebisa kita. Untuk sy, sebisa adalah semampu. Mengeluarkan dana tinggi untuknya tentu akan dilakukan dgn berat hati, utk kemanusiaan/kebinatangan. Tp apakah sy akan membatalkan pengobatan bila tahu akan menghabiskan dana tinggi? What am I? A cold hearted bitch? Perempuan tanpa hati?

Yang bisa dikatakan.."I can feel it that you don't like it at all"? And something bigger than a cat? Well, do you know me that much??! Judging me from one condition, reading my quick behaviour? Oh you don't know me. At all.

Tuesday, August 24, 2010

Yes most of the times

Do people wanna hear others opinion? Sometimes. But most of the times, NO. Except from the one they love (supposed to).

Okay, here's a situation. Yes answer always come naturally in other cases, but not this one. Because there's reason behind reason. Maybe it's late at night. Maybe it's so sudden. Maybe it's a bit..yes if I may say, a bit unnecessary. Maybe it can be done some other time. Maybe..or just maybe.

There's a chance of this; you decide before you ask. And you don't wait for A YES.

So, what can I say? We, people or human, just a selfish living thing.

We do what we want. We say what we want. We do it, whenever we want to. Without hearing those whispering voices...(it's for your own good, it's for my peace of mind, it's...hey I never say NO before right?).

Maybe the situation (and God) giving me some enlightenment. I do need a break from everything.

Sunday, August 15, 2010

Tidak Berujung

Ada seorang manusia yang seumur hidupnya selalu berbuat kesalahan,
ditumpuknya seluruh kesalahan itu jadi sebuah menara,
dihitung tingginya dan dijadikan sebuah tangga menuju matahari,
yang dia harap bisa melumerkan hatinya yang beku,
yang telah mati saat dia melakukan seribu satu macam dosa itu.

Adakah kesalahan sama seperti dosa?
Adakah maaf sama seperti pengampunan dosa?
Adakah saat kita berhasil dimaafkan oleh sesama manusia,
seyogyanya Tuhan tidak lagi menghitung dosa kita?
Adakah hidup, yang paling nista, paling kotor sekalipun,
bisa dihitung sebagai hidup yang tidak pantas utk dihapuskan,
tanpa sekehendak Tuhan?

Bagaimana dia bisa bertahan hidup, bernafas, bermimpi,
saat semua orang meyakini yang dijalaninya salah,
dan yang tidak dijalaninya juga salah,
bagaimana seorang dapat menjalani hidup,
bila orang sekitar merasa dia adalah orang terbodoh,
terdungu, dan terkeras, yang tidak tahu hidupnya berharga.

Adakah kita, manusia, yang punya hati dan fikir,
yang hanya diri ketahui, atau Tuhan lebih tahu,
bisa hidup dengan pandangan dan perasaan orang lain?

Adakah jalan keluar, adakah sebuah titik cahaya,
dari lorong gelap yang begitu panjang?

Apakah harus semua dijalani dengan 'kematian'?